home 468x60banner

Monday, February 16, 2009

Shutter Priority


Apabila anda ingin mengatur kecepatan shutter dengan tepat,maka gunakanlah mode Shutter Priority.

Aturlah kecepatan shutter melalui control dial pada kamera, maka setelan aperture atau diafragma akan diatur sendiri oleh kamera.

Penggunaannya tergantung pada konsep foto yang dikehendaki, seperti membekukan gerakan objek atau membuat efek gerakan blur. Mode ini juga cocok untuk membuat teknik panning.

Untuk memperkecil resiko hasil jepretan yang blur akibat guncangan kamera, hendaknya pilih shutter priority ini dan sesuaikan dengan jarak fokus lensa, misalnya 1/100 detik untuk lensa 100mm











PERHATIAN INFO APERTURE

Jika informasi aperture pada viewfinder berkedip saat kecepatan shutter diubah, itu artinya kamera belum bisa mendapatkan cukup cahaya. Maka, pilihlah kecepatan shutter yang lebih lambat atau lebih cepat atau ubah pengaturan pada ISO-nya.


Sumber : Camera Digital Indonesia


Aperture Priority


Aperture Priority adalah salah satu mode yang mudah dan cocok digunakan dalam banyak kondisi.

Jika aperture anda ubah, maka secara kamera pun akan mengubah kecepatan shutter agar eksposur tetap konsisten. Aperture kecil (lubang diafragma kecil) akan menghasilkan depth of field (ruang ketajaman) besar atau luas, sedangkan bila aperture lebar maka akan mendapatkan depth of field kecil atau sempit namun memperjelas objek.

Perhatikanlah kecepatan shutter jika anda mengubah aperture dan jaga kecepatan shutter agar tidak terlalu lambat guna menghindari kamare goyang. Dan untuk membekukan gerakan objek diperlukan kecepatan shutter yang tepat.






HATI-HATI DENGAN PENGGUNAAN FLASH

Jika anda menggunakan flashgun dengan Aperture Priority pada kondisi pencahayaan terang, harap perhatikan kecepatan shutternya. Saat flash menyala, ada kemungkinan foto yang dihasilkan akan menjadi over-exposure atau terlalu terang. Maka, pilihlah aperture/diafragma kecil untuk menyesuaikan kecepatan shutter dengan flash.

Sumber : camera digital magazine


Teknik Cepat Membuat Foto Bagus dengan DSLR


1. Fokus dengan Centre Spot
Tentukanlah fokus pada bagian yang paling penting pada objek dan bidiklah kamera anda

2. Pilihlah Continuous Drive
Dalam membuat single shot, yang diperlukan hanyalah cahaya yang cukup. Tapi jika anda ingin membuat foto yang berseri, maka mode pada kamera juga harus anda sesuaikan



3. Siapkan alat-alat cadangan
Dalam hal ini dan yang paling penting adalah baterai sehingga apabila baterai yang satu habis, anda bisa menggantinya dengan baterai cadangan

4. Periksalah bagian Dioptri
Jika terjadi viewfinder kamera anda terlihat buram atau lembut, maka periksalah kontrol dioptri sebelahnya

5. Tutuplah Viewfinder
Jika anda memotret dengan menggunakan remote dan tripod, maka tutupilah viewfinder agar cahaya dari luar tidak ikut terekam.

-------------------------------

1. Focus on the Center Spot
Find focus on the most important item on your camera and shoot

2. Choose Continuous Drive
In making single shot, which required only a light enough. But if you want to make the images glow, then the mode on the camera you also have to adjust

3. Prepare the equipment reserve
In this case, and the most important is the battery so that when one battery runs out, you can replace it with a spare battery

4. Check the Dioptri
If a camera viewfinder you look blurry or soft, then check the control side dioptri

5. Close viewfinder
If you take photos using a remote and tripod, close the viewfinder so that light from outside not recorded.

Sumber : Digital Camera


Sunday, February 15, 2009

Tips Memotret Candid


1. Ditempat Ramai

Mencari tempat yang ramai dikunjungi orang, seperti pasar, festival, dan lainnya. Semakin banyak orang, maka akan semakin banyak kesempatan untuk mendapatkannya.




2. Moment Catching (Menangkap Moment)

Sekali saja anda mendapatkan kesempatan, segeralah untuk menjepretnya karena tidak akan ada kesempatan kedua pada saat yang sama. Oleh karena itu, selalu siapkan kamera di tangan, jangan digantung di leher saja.









3. Jangan Menarik Perhatian


Usahakan membaur dalam situasi yang ada. Jangan sekali-sekali untuk menarik perhatian. Kamera hanya di depan mata pada saat akan memotret saja.




4. Posisi Kamera di Bawah
Agar tidak menimbulkan perhatian bagi yang akan menjadi objeknya, cobalah memotret di sekitar pinggang kita. Awalnya memang sulit, tapi dengan latihan, hal itu tidak akan menjadi kendala.


5. Foto Simple
Candid adalah bukan terfokus pada teknik, namun lebih kepada mencari moment bagus. Jangan terlalu sibuk dengan mengganti-ganti lensa. Aturlah posisi kamera pada mode "P" (Program) dan selalu memperhatikan situasi di sekitar lokasi anda.


 

Zen Photography Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha